Penting! Inilah Dampak Listrik Terhadap Bumi

Dampak Listrik Terhadap Bumi

Bumi merupakan satu-satunya tempat yang layak untuk dijadikan sebagai habitat seluruh makhluk hidup yang ada di dunia, dan sejauh ini sepertinya para peneliti belum menemukan planet lain di tata surya yang bisa dijadikan sebagai pengganti bumi. Namun, sayangnya dikarenakan oleh beberapa hal, bumi yang menjadi tempat tinggal kita satu-satunya ini mengalami kerusakan yang parah hingga telah berada di tahap krisis.

Polusi udara yang tidak dapat dihentikan, pencemaran laut yang mengancam kehidupan seluruh ekosistem di dalamnya, perubahan iklim ekstrem, hingga pencairan es di Antartika yang membuat berbagai permasalahan yang terjadi di bumi semakin parah dan tak terkendali. Namun, tentu bumi tidak akan menjadi seperti itu tanpa ada faktor yang memicunya.

Secara keseluruhan, terdapat dua faktor yang menjadi faktor pemicu krisis yang terjadi kepada bumi saat ini, yaitu faktor alam dan faktor perbuatan manusia. Untuk faktor alam seperti bencana alam, pastinya tidak ada apapun yang dapat dilakukan. Namun jika berhubungan dengan perbuatan manusia, itu merupakan kewajiban kita untuk memperbaiki semuanya.

Berbagai perbuatan yang kita lakukan, mulai dari perbuatan kecil hingga perbuatan besar seluruhnya akan berdampak sangat besar terhadap bumi. Hanya saja, masih kurangnya kesadaran masyarakat terhadap lingkungan membuat kondisi bumi tidak kian membaik. Padahal, menjaga bumi tidaklah sulit, bahkan tergolong sangat mudah. Yang diperlukan dari masyarakat hanyalah keinginan yang kuat dan konsisten.

Banyak sekali faktor-faktor yang mempengaruhi rusaknya lingkungan, mulai dari membuang sampah sembarangan, menggunakan plastik sekali pakai, merokok, lebih memilih menggunakan transportasi pribadi dibandingkan transportasi umum, penebangan pohon, hingga penggunaan listrik secara berlebihan. Nah, mungkin ini yang masih banyak belom diketahui oleh masyarakat luas bahwa listrik memiliki kontribusi yang cukup besar terhadap krisisnya bumi.

(Baca juga: Hemat Listrik dengan Alat Elektronik Ini)

Tidak dapat terelakan bahwa hampir seluruh kehidupan masyarakat sangat didukung oleh kehadiran dari listrik, seperti lampu yang digunakan sebagai penerangan, komputer yang digunakan untuk bekerja dan belajar, televisi yang digunakan sebagai hiburan, bahkan hingga perangkat teknologi lainnya seperti ponsel yang bahkan bisa digunakan tanpa membutuhkan aliran listrik, namun tetap saja akan membutuhkannya ketika ponsel tersebut perlu mengisi daya batere.

Layaknya seperti internet, listrik menjadi salah satu kebutuhan premier yang paling penting di kehidupan manusia modern saat ini. Walaupun sangat dibutuhkan, bukan berarti tidak ada solusi untuk melindungi bumi, bukan? Menghemat listrik dan tidak menggunakannya secara berlebihan merupakan salah satu cara kita dalam melindungi bumi.

Bagi kamu yang masih awam dan belum mengetahui dampak listrik terhadap bumi, yuk kita ketahui dulu dampak-dampak berikut ini. Siapa tahu informasi yang akan diluas kali ini mampu meningkatkan kesadaran mu akan pentingnya menjaga lingkungan.

Dampak Listrik Terhadap Bumi

1. Penyebab Global Warming

Apa sih itu global warming? Global warming atau pemasan global adalah suatu proses peningkatan suhu rata-rata di bumi, baik itu pada lapisan atmosfer, daratan dan lautan. Jika kamu sering kali merasakan cuaca yang sangat panas namun tiba-tiba malah hujan lebat, atau sebaliknya, maka hal tersebut dapat dipastikan terjadi karena pemanasan global yang sudah semakin parah.

Lalu apa hubungannya dengan listrik? Pemanasan global terjadi karena terlalu banyaknya gas rumah kaca yang lepas ke atmosfer. Nah, gas rumah kaca tersebut sebagian besar didominasi oleh karbon dioksida (CO2). Sebagian besar CO2 tersebut dihasilkan oleh pembangkit listrik berbahan bakar fossil, seperti minyak dan batu bara. Semakin tingginya listrik yang kamu gunakan, maka akan semakin tinggi CO2 yang akan terlepas. Jelas saja hal ini sangat membahayakan.

2. Penipisan Lapisan Ozon

Sesuai dengan penjelasan sebelumnya, pemanasan global memiliki dampak yang sangat banyak terhadap berbagai hal, salah satunya yaitu menipisnya lapisan ozon. Lapisan ozon berfungsi sebagai pelindung bumi dari dari radiasi sinar ultraviolet yang membahayakan makhluk hidup di dalamnya.

Sinar ultraviolet ini sebenarnya memiliki dampak positif terhadap manusia, seperti pembentukan vitamin D yang baik untuk tulang, membunuh bakteri, menghilangkan depresi dan masih banyak lagi. Bahkan hampir semua pakar kesehatan menyarankan untuk berjemur di bawah sinar matahari setidaknya sekitar 30 menit sehari guna mencegah datangnya penyakit osteoporosis.

Hanya saja, dengan menipisnya lapisan ozon, maka sangat memungkinkan untuk memberikan dampak negatif, karena hilangnya perlindungan tersebut. Dampak-dampak negatif tersebut bisa seperti rawan terkena kanker kulit, penuaan dini, kerusakan mata dan masih banyak lagi.

Jelas berbagai hal yang terjadi di bumi saling berhubungan satu sama lain, yang hasil akhirnya jelas akan merugikan setiap makhluk hidup yang tinggal di dalamnya. Kita yang melakukan, kita pula yang akan kena dampaknya. Maka dari itu, yuk kita mulai menjaga bumi.

Tidak sulit kok. Salah satu caranya dengan mulai menghemat penggunaan listrik di dalam kehidupan sehari-hari. Bukan hanya itu saja, menghemat penggunaan listrik juga akan memberikan mu keringanan dalam pengeluaran biaya rumah tangga juga.

Mau tahu cara menghemat listrik? Yuk baca informasi lebih lanjutnya di https://www.cekaja.com/info/cara-hemat-listrik-rumah-tangga-yang-tahun-depan-tarifnya-bakal-naik/

Tinggalkan Balasan