Kriteria Mengajukan Pinjaman Dana Karyawan dan Wiraswasta

Saat ini jenis pinjaman dana tanpa agunan tidak hanya bisa digunakan oleh karyawan yang memiliki slip gaji saja. Namun, seorang wiraswasta juga bisa mendapatkan pinjaman dana tanpa jaminan. Lalu, apa bedanya? Umumnya, seorang karyawan jauh lebih mudah mendapatkan pinjaman Kredit Tanpa Agunan (KTA) daripada seorang wiraswasta. Tentu saja hal ini terjadi bukan tanpa alasan.

Karyawan biasanya lebih diperhitungkan karena bank menggunakan status karyawan dan gaji yang diterima bersih setiap bulannya sebagai jaminan untuk bank. Dengan begitu, mereka bisa menilai seperti apakah kemampuan kredit dari karyawan yang mengajukan KTA tersebut. Apakah mereka mampu membayarnya atau tidak.

Kredit Tanpa Agunan (KTA) sendiri ada juga yang disebut dengan KTA Payroll. KTA Payroll ini merupakan jenis pinjaman tanpa agunan yang diberikan untuk mereka dengan pendapatan atau gaji yang telah ditransfer melalui bank yang telah diajukan.

Namun, meski KTA ini juga dapat diajukan oleh para wiraswasta juga, hanya saja tetap ada yang membedakan cara pengajuan pinjaman tanpa agunan ini, baik untuk wiraswasta dan karyawan. Umumnya, ketentuan dan persyaratan bank satu dan lainnya berbeda. Sehingga, Anda perlu dengan seksama mengetahui syarat dan ketentuan dari bank yang akan dituju.

Kriteria Pinjaman Dana untuk Karyawan Vs Wiraswasta

Umumnya, karyawan yang berpendapatan tetap jauh lebih mudah mendapatkan pinjaman dana daripada seorang wiraswasta. Karena yang dijadikan jaminan oleh pihak bank bukanlah benda, akan tetapi gaji yang diterima oleh karyawan tersebut. Dari gaji yang diterimalah, pihak bank bisa menilai kemampuan kredit karyawan berdasarkan jumlah pendapatan setiap bulannya untuk mengitung rasio pinjaman.

Selain gaji tetap, seorang karyawan bisa mendapatkan pinjaman dana tergantung dari masa kerjanya. Idealnya, seseorang baru bisa mengajukan pinjaman jika masa kerjanya lebih dari 1 sampai 2 tahun.

Sedangkan untuk wiraswasta ini, kriteria untuk bisa mendapatkan pinjaman berbeda dengan seorang karyawan. Karena. seorang wiraswasta biasanya baru mendapatkan pinjaman berdasarkan masa kerja dan catatan pendapatannya.

Keduanya baru bisa dibuktikan berdasarkan SIUP, TDP, dan juga NPWP yang dimiliki oleh seorang wiraswasta. Karena surat tersebut digunakan untuk menilai riwayat dan juga kemampuan kredit dari wiraswasta tersebut. Misalnya saja untuk pengajuan KTA di Bank DBS, mereka memberikan persyaratan kepemilikan credit card minimal sebesar 6 juta rupiah untuk karyawan.

Sedangkan untuk karyawan yang pensiun, biasanya mereka tidak akan mendapat persetujuan pengajuan pinjaman. Karena tenor pinjamannya tidak boleh melebihi hingga usia nasabah jatuh tempo. Misalnya seperti BII yang mengisyaratkan batasan usia maksimal untuk mengajukan pinjaman berusia 55 tahun. Sedangkan wiraswasta 60 tahun dengan limit kredit sebesar Rp 60 juta.

Rasio Kredit yang Dapat Diajukan Berdasarkan Gaji

Berbicara tentang rasio kredit yang bisa disetujui oleh bank, biasanya pihak bank memakai angka yang sama untuk menentukan rasio kreditnya. Pihak bank biasanya akan menentukan rasionya tidak lebih dari 30%. Jika angka rasionya melewati batasan tersebut, besar kemungkinan pengajuan pinjaman yang disetujui menjadi semakin kecil.

Jadi bila ditarik kesimpulan, rasio kredit adalah perbandingan antara jumlah pinjaman dengan jumlah gaji atau pendapatan Anda. Rasio inilah yang nantinya akan memberikan gambaran seputar kondisi keuangan Anda.

Rasio bisa juga menjadi persentase penghasilan bulanan secara bersih yang digunakan untuk membayar kredit dan biaya bulanan yang lainnya. Lalu, cara menghitung rasio sendiri ialah dengan menjumlahkan semua cicilan kredit Anda setiap bulannya. Misalkan, penghasilan bersih Anda senilai Rp 8 juta. Kemudian jumlah cicilan hutang Anda per bulan sebesar Rp 2 juta, maka rasio pinjaman yang bisa Anda ajukan sebesar 25% dari penghasilan bersih Anda. Cara hitungnya (2 juta : 8 juta) : 100%.

Setelah itu, bagi jumlah semuanya dengan penghasilan bersih Anda sesudah dipotong oleh pajak. Disitulah akan didapat rasio pinjaman yang bisa Anda terima saat ingin mengajukan kredit. Maka dari itu, jika Anda ingin mengecek produk untuk pinjaman dana tunai yang cicilannya ringan dan bunganya rendah, silahkan cek laman situs https://www.cekaja.com/kreditSelamat mencoba

Tinggalkan Balasan